Bagaimana teknologi NFC dapat menambah nilai pada Paspor Produk Digital?

Perkenalan

Itu Bahasa Indonesia: NFC Forum menyelenggarakan seminar daring yang akan mempertemukan para pakar industri untuk mengeksplorasi bagaimana teknologi NFC dapat digunakan untuk memperkuat inisiatif Paspor Produk Digital (DPP). Upaya keberlanjutan utama ini bertujuan untuk mengoptimalkan manajemen siklus hidup produk. Baca terus untuk ikhtisar tentang perkembangan penting dalam praktik berkelanjutan ini.

Apa itu Paspor Produk Digital (DPP)?

Paspor Produk Digital (DPP) adalah alat digital yang dirancang untuk menyimpan informasi tentang aspek keberlanjutan suatu produk, termasuk sirkularitas dan retensi nilai. Informasi ini memfasilitasi penggunaan kembali, pembuatan ulang, dan daur ulang produk yang efektif. Saat ini, desain utama untuk data DPP difokuskan pada sistem berbasis cloud, dengan pengenal unik seperti kode QR atau Tag NFC menghubungkan produk ke DPP masing-masing. Sama seperti seseorang memindai kode QR di restoran atau mengetuk kartu nama berkemampuan NFC, siapa pun dapat mengakses DPP yang tersimpan di cloud melalui antarmuka ini.

Tujuan DPP

Tujuan utama DPP adalah menyediakan akses informasi terperinci kepada pemangku kepentingan terkait tentang cara mendaur ulang, menggunakan kembali, atau memproduksi ulang suatu produk dan komponennya. Hal ini meningkatkan siklus hidup produk dan penggunaan kembali material. DPP mendukung berbagai pihak dalam memverifikasi kepatuhan terhadap standar keberlanjutan, menciptakan peluang untuk memulihkan material berharga, dan memperpanjang masa pakai produk dan komponennya. Pendekatan ini awalnya dirintis di Uni Eropa (UE), dan bertujuan untuk mendukung ekonomi sirkular global dengan mempromosikan konsumsi berkelanjutan, mengurangi limbah, dan mempertahankan sumber daya dalam perekonomian selama mungkin.

Status DPP Saat Ini

Kemajuan di bidang DPP berkembang pesat. Publikasi ISO 59040 menyajikan metodologi global untuk meningkatkan akurasi dan kelengkapan informasi terkait ekonomi sirkular. Standar ini berlaku untuk semua jenis organisasi dan memperlancar pertukaran data di seluruh rantai pasokan melalui Lembar Data Sirkularitas Produk. Bersamaan dengan itu, CIRPASS tengah mempersiapkan diri untuk melakukan uji coba dan penerapan program DPP UE di berbagai sektor seperti elektronik, baterai, dan tekstil. Didanai oleh UE, CIRPASS memfasilitasi kolaborasi di antara para pemangku kepentingan untuk menentukan kompetensi, persyaratan, dan model data yang diperlukan untuk penerapan DPP skala besar di berbagai industri.

Rencana Masa Depan DPP

Uni Eropa diperkirakan akan memperkenalkan undang-undang pada tahun 2024 yang akan mewajibkan paspor produk digital untuk barang elektronik, baterai, dan tekstil, dengan perkiraan waktu penerapan pada tahun 2026-27. Jangka waktu ini akan memungkinkan bisnis untuk mempersiapkan diri secara memadai terhadap persyaratan baru tersebut. Undang-undang selanjutnya akan memperluas penerapan DPP ke industri lain sebagai bagian dari komitmen Eropa untuk menjadi benua netral iklim pertama pada tahun 2050. Mengingat penekanan global pada keberlanjutan dan perubahan iklim, diharapkan kawasan lain akan mengadopsi langkah serupa mengikuti jejak UE.

Kesimpulan

Webinar NFC Forum mendatang tentang Paspor Produk Digital menggambarkan potensi signifikan teknologi NFC dalam meningkatkan manajemen siklus hidup dan keberlanjutan produk. Seiring dengan kemajuan perundang-undangan dan keselarasan inisiatif global, penerapan DPP di berbagai industri akan mendukung transisi menuju ekonomi yang lebih berkelanjutan dan sirkular.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *