Setelah pelanggan memasuki ruang ganti, pakaian akan secara otomatis diidentifikasi dan ditampilkan di RFID dan NFC cermin yang pas, dan berbagai ukuran dan warna dapat diubah melalui interaksi manusia-komputer, dan pengalaman pemasangan dapat ditingkatkan dengan saran profesional, sehingga menghadirkan inovasi ritel tingkat tinggi dan pengalaman layanan digital bagi pelanggan. Dengan semakin ketatnya persaingan offline di industri alas kaki, pengembangan aplikasi interaktif telah menjadi titik inovasi utama yang menjadi fokus bisnis.
01
RFID menjadi semakin populer di bidang sepatu dan pakaian
Sebenarnya, penerapan teknologi RFID di bidang sepatu dan pakaian sudah memiliki sejarah panjang, masyarakat yang sudah mengenal Decathlon, Nike, Adidas, Zara, Uniqlo, Heilan Home dan merek lainnya sudah lebih dulu memperkenalkan teknologi RFID dalam operasionalnya, kemudian ditingkatkan ke level digital pada desain dan produksi, logistik suplai, layanan ritel dan mata rantai lainnya.
Dengan perkembangan teknologi dan kematangan aplikasi yang berkelanjutan, RFID telah diterapkan di semua mata rantai utama seperti desain dan produksi pakaian, pergudangan dan logistik, ritel terminal, dan layanan pencucian, dan telah menjadi teknologi penting untuk mempromosikan transformasi digital industri pakaian. Pengenalan RFID dan metode manajemen data lainnya tidak hanya meningkatkan efisiensi produksi dan operasi industri alas kaki secara signifikan, tetapi juga membuat strategi bisnis merek lebih fleksibel.
Meskipun penerapan RFID di bidang sepatu dan pakaian sudah umum, sebagian besar aplikasi yang aktif adalah merek internasional dari luar negeri, yang umumnya memiliki lebih dari 10 tahun sejarah dalam penerapan RFID, dan telah mengumpulkan banyak pengalaman aplikasi. Dalam proses ini, RFID juga secara bertahap memberikan nilai yang lebih besar dari peningkatan efisiensi inventaris sederhana di awal.
Sebaliknya, merek domestik lebih berhati-hati dalam penerapan RFID, di satu sisi tergantung pada biaya konstruksi sistem RFID, di sisi lain, karena kasus keberhasilan terkait pasar domestik relatif langka, yang membuat merek tidak berani meluncurkan aplikasi. Namun, dalam beberapa tahun terakhir, di bawah gelombang digital, kemauan digital merek domestik juga meningkat secara signifikan, dan banyak merek mempromosikan percontohan yang relevan untuk secara bertahap mempromosikan penerapan RFID.
02
Mengembangkan skenario aplikasi interaktif
Potensi RFID semakin dilepaskan
Sebelumnya, penerapan RFID di bidang sepatu dan pakaian cenderung mengarah pada operasi data sederhana, yang sangat meningkatkan efisiensi akuisisi data di beberapa tautan, dan kemudian mewujudkan inventaris cepat, visualisasi logistik, penyelesaian cepat, dll., sedangkan cermin rias pintar sangat berbeda dari keduanya, perbedaan utamanya adalah bahwa nilai yang terakhir tercermin dalam kemampuan interaksi berdasarkan identifikasi. Melalui inovasi interaksi, realisasi akhirnya adalah peningkatan pengalaman konsumsi konsumen.
Cermin yang dapat menyesuaikan dengan sensor tubuh 3D merupakan platform integrasi sistem yang memadukan perangkat keras dan perangkat lunak. Pelanggan tidak hanya dapat dengan cepat mengubah gaya busana yang dapat disesuaikan, tetapi juga mendapatkan skema pencocokan yang disediakan oleh desainer profesional secara real time. Bagi pedagang, data interaktif yang dihasilkan dalam proses interaksi dapat dianalisis untuk memperoleh analisis kebiasaan dan hobi konsumen, lalu meningkatkan model bisnis toko.
Faktanya, banyak produsen alas kaki mulai memperhatikan potensi RFID dalam interaksi. Misalnya, sistem jaringan pakaian yang diluncurkan oleh Haier, perusahaan peralatan rumah tangga ternama, telah berupaya keras dalam pencucian pakaian. Teknologi RFID yang dilengkapi dengan platform "pencucian pintar" yang diluncurkan oleh Haier dapat menggunakan Internet of Things berbasis cloud untuk membuat mesin cuci benar-benar "memahami" pakaian, secara otomatis mengidentifikasi kain dan warna pakaian, dan secara otomatis mencocokkan program pencucian sesuai dengan informasi yang relevan tentang pakaian.
Dengan terus mendalamnya penerapan teknologi RFID di industri alas kaki dan pakaian, derajat kombinasi teknologi RFID dan teknologi lainnya juga semakin tinggi, termasuk komputasi awan, data besar, otomatisasi dan teknologi lainnya, sehingga dapat memainkan nilai yang lebih besar, yang juga merupakan arah pengembangan digitalisasi industri.
03
Membuka tautan data rantai industri
RFID akan mendorong lebih banyak inovasi
Saat ini, meskipun kapasitas produksi tag RFID UHF sebagian besar terpusat di Tiongkok, pelanggan akhirnya masih sebagian besar adalah merek asing. Akan tetapi, industri alas kaki domestik beralih dari pengembangan skala besar ke arah pengembangan berkualitas tinggi, jaringan cerdas telah menjadi arah penting dari peningkatan dan pengembangan teknologi dan industri, yang mendorong industri alas kaki dari transformasi padat karya menjadi padat modal.
Bersamaan dengan itu, dengan terus membaiknya tingkat konsumsi dalam negeri, permintaan pasar makin tersebar dan makin beragam, sedangkan metode operasi rantai pasokan tradisional dari perusahaan alas kaki dan pakaian jadi makin tertinggal. Ada berbagai masalah seperti ketidaksesuaian antara informasi pasokan dan permintaan di bagian depan dan belakang, kesenjangan serius antara informasi hulu dan hilir, waktu perputaran barang yang lama, serta kegagalan dalam beradaptasi terhadap perubahan permintaan pasar tepat waktu, yang akhirnya berujung pada penyumbatan penjualan dan penumpukan inventaris.
Dalam menghadapi perubahan pasar yang cepat, solusi yang paling efektif adalah membuka tautan data dari terminal ke rantai pasokan, yang dapat meningkatkan fleksibilitas seluruh industri secara signifikan. Dalam proses transformasi ini, RFID dapat berjalan melalui seluruh rantai industri alas kaki, membantu perusahaan membuka rantai data, dan kemudian menghadirkan semua aspek inovasi model.