Dalam beberapa tahun terakhir, teknologi NFC semakin menarik perhatian, dan bisnis berkembang berdasarkan Teknologi NFC Secara bertahap telah merambah ke semua aspek kehidupan masyarakat. Jadi mengapa NFC begitu populer?
Layanan berbasis teknologi NFC memiliki jarak transmisi yang pendek karena transmisi data utamanya berbasis pada frekuensi 13,56MHz. Selain itu, transmisi informasi berbasis teknologi NFC tergolong transmisi informasi pemicu, dan waktu interaksi informasinya sangat singkat, dan berkali-kali dalam proses operasi tergolong dalam level milidetik. Oleh karena itu, menurut karakteristik dan keunggulan teknologi NFC itu sendiri, bentuk dasar layanan NFC utamanya memiliki tiga karakteristik berikut.

(1) Pendek: jarak komunikasinya pendek, dan jarak komunikasi berbasis NFC umumnya dalam jarak 10cm, yang umumnya berada dalam jangkauan tangan manusia.
(2) Frekuensi: sebagai teknologi komunikasi nirkabel jarak pendek, meskipun bukan teknologi baru, namun telah berkembang pesat di dalam dan luar negeri dalam dua tahun terakhir, dan aplikasi NFC yang diwakili oleh pembayaran seluler secara bertahap telah merambah ke dalam kehidupan sehari-hari masyarakat, sehingga penggunaan bisnis NFC akan semakin sering.
(3) Cepat: Transmisi informasi berdasarkan teknologi NFC dipicu transmisi informasi, meskipun kecepatan transmisinya tidak tinggi, tetapi seringkali membutuhkan waktu yang sangat singkat untuk menyelesaikan interaksi informasi, sehingga berbeda dengan layanan komunikasi lainnya, layanan NFC perlu diproses dengan cepat.
Karena layanan berbasis teknologi NFC mempunyai karakteristik jarak operasi pendek, frekuensi operasi dan proses operasi cepat, maka keterbatasan yang dibawa oleh layanan berorientasi NFC adalah sebagai berikut:
(1) Keterbatasan geografis: Teknologi NFC memiliki jarak operasi yang pendek, terutama untuk membangun transmisi data titik-ke-titik antar perangkat, tidak seperti transmisi nirkabel biasa yang perlu membangun jaringan transmisi jangkauan luas, sehingga setiap wilayah dapat membangun sistem bisnis dan sistem transmisi yang relatif independen, dan dari status bisnis NFC yang ada juga membuktikan hal ini, seperti: Model sistem bus yang ada adalah bahwa setiap kota relatif independen dari sistem bisnis, dan kota tersebut tidak dapat membentuk komunikasi antar kota.
(2) Keterbatasan industri: Ambang masuk bisnis NFC rendah, dan berbagai industri dapat dengan mudah membangun sistem NFC untuk bisnis tertentu sesuai dengan kebutuhan mereka sendiri, dan menjalankan operasi bisnis mereka sendiri. Tidak adanya standar industri yang seragam di seluruh industri, sehingga muncul pula masalah interoperabilitas.
(3) Keragaman bisnis: Bagi pengguna sendiri, bisnis NFC adalah jembatan yang baik untuk membangun kehidupan nyata dan kehidupan virtual pengguna, dan kehidupan nyata pengguna seringkali tidak dibatasi oleh wilayah dan industri.